Senin, 20 Maret 2017

Minggu Ke-2 LKMM-TD Fakultas Teknik

18 maret 2017, kami semua berkumpul di lapangan basket, meneriakan jargon beserta yel-yel yang di ajarkan sembari menungu teman-teman yang belum datang. Akhirnya acara pun di mulai dengan pemeriksaan barang bawaan yang di tugaskan, tidak sedikit dari kami yang maju  kedepan untuk menerima hukuman karena tidak membawa barang-barang itu. Hukumannya sederhana namun efektif membuat kami pusing untuk memenuhi tugas tersebut, yakni  nametag yang di beri tanda(lubang). Jika kami telah mengoleksi 3 lubang, maka dapat di pastikan bahwa kami tidak lulus LKMM-TD ini.
Pukul 07:00, acara pertama adalah HIMA Day. Kami diarahkan untuk berkumpul sesuai dengan prodi kami dan kemudian mengikuti arahan yang di sampaikan oleh HIMA masing-masing prodi. Materi yang di sampaikan mulai dari perkenalan anggota inti hima kami(HMTI) kemudia dilanjutkan dengan sejarah HIMA tersebut dan diakhiri dengan obrolan ringan mengenai apa-apa saja yang perlu di benahi di prodi kami.
Pukul 09:00 acara kedua sekaligus terakhir yaitu pengabdian masyarakat. Ketika semua peserta telah kembali ke kelompok masing-masing, kami di arahkan untuk bertugas di lokasi 4. Masing-masing kelompok didampingi kaka LO yang bertugas kemudian bergegas menuju lokasi yang di sampaikan. Setelah sampai di lokasi, ternyata sudah terdapat banyak warga yang bergotong royong ditempat kami di tugaskan. Sejujurnya kami merasa malu karena kami datang terlambat, padahal kami sendiri yang ingin mengadakan abdi masyarakat tersebut.
Tak beberapa lama kemudian, kami langsung melancarkan operasi, dimulai dengan tiga orang yang turun ke sungai untuk membersihkann sungai, dan sisanya melakukan pembersihan di sekitar area sungai dengan sapu lidi dan serok yang telah kami bawa. Setelah selesai bersih-bersih dengan sapu, anggota laki-laki kami di pinta untuk ikut membantu di bawah tanpa sepatu boots, kami pun hars rela membuat sepatu dan kaus kaki yang kami pakai ikut basah karena hal tersebut.
Sepulangnya kami dari lokasi, kami sudah di sambut dengan bapak yang akrab di panggil dengan nama pak ikin. Dimulai dari pemberian semangat dan himbauan untuk menjaga kesehatan agar kami tetap bisa mengikuti seluruh kegiatan hingga penyampaian uneg-uneg tentang semua keluhan yang kami rasakan. Dan akhirnya ada yang menyampaikan uneg-unegnya mengenai keluhan yang dia alami saat berada di lapangan.

Akhirnya acara di tutup dibarengi dengan turunya hujan yang lebat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar