18 maret 2017, kami semua berkumpul di lapangan basket,
meneriakan jargon beserta yel-yel yang di ajarkan sembari menungu teman-teman
yang belum datang. Akhirnya acara pun di mulai dengan pemeriksaan barang bawaan
yang di tugaskan, tidak sedikit dari kami yang maju kedepan untuk menerima hukuman karena tidak
membawa barang-barang itu. Hukumannya sederhana namun efektif membuat kami
pusing untuk memenuhi tugas tersebut, yakni
nametag yang di beri tanda(lubang). Jika kami telah mengoleksi 3 lubang,
maka dapat di pastikan bahwa kami tidak lulus LKMM-TD ini.
Pukul 07:00, acara pertama adalah HIMA Day. Kami diarahkan
untuk berkumpul sesuai dengan prodi kami dan kemudian mengikuti arahan yang di
sampaikan oleh HIMA masing-masing prodi. Materi yang di sampaikan mulai dari
perkenalan anggota inti hima kami(HMTI) kemudia dilanjutkan dengan sejarah HIMA
tersebut dan diakhiri dengan obrolan ringan mengenai apa-apa saja yang perlu di
benahi di prodi kami.
Pukul 09:00 acara kedua sekaligus terakhir yaitu pengabdian
masyarakat. Ketika semua peserta telah kembali ke kelompok masing-masing, kami
di arahkan untuk bertugas di lokasi 4. Masing-masing kelompok didampingi kaka
LO yang bertugas kemudian bergegas menuju lokasi yang di sampaikan. Setelah sampai
di lokasi, ternyata sudah terdapat banyak warga yang bergotong royong ditempat
kami di tugaskan. Sejujurnya kami merasa malu karena kami datang terlambat,
padahal kami sendiri yang ingin mengadakan abdi masyarakat tersebut.
Tak beberapa lama kemudian, kami langsung melancarkan
operasi, dimulai dengan tiga orang yang turun ke sungai untuk membersihkann
sungai, dan sisanya melakukan pembersihan di sekitar area sungai dengan sapu
lidi dan serok yang telah kami bawa. Setelah selesai bersih-bersih dengan sapu,
anggota laki-laki kami di pinta untuk ikut membantu di bawah tanpa sepatu
boots, kami pun hars rela membuat sepatu dan kaus kaki yang kami pakai ikut
basah karena hal tersebut.
Sepulangnya kami dari lokasi, kami sudah di sambut dengan
bapak yang akrab di panggil dengan nama pak ikin. Dimulai dari pemberian
semangat dan himbauan untuk menjaga kesehatan agar kami tetap bisa mengikuti
seluruh kegiatan hingga penyampaian uneg-uneg tentang semua keluhan yang kami
rasakan. Dan akhirnya ada yang menyampaikan uneg-unegnya mengenai keluhan yang
dia alami saat berada di lapangan.
Akhirnya acara di tutup dibarengi dengan turunya hujan yang
lebat.