Senin, 03 April 2017

LKMM-TD Acara ke-3

Selasa 21 April 17 05:45, ku berangkat dari rumah temanku ke gedung satria. Gawat pikirku, aku sama sekali tidak tau jalan menuju ke tempat itu. Dengan asal pilih jalan kemudian aku bertemu dangan sekolompok orang yang mengenakan alma dan helm safety. Ini kesempatan bagus, karena di lihat dari penampilan mereka sepertinya mereka juga mahasiswa yang ingin mengikuti kegiatan ini. Ku ikuti mereka dari belakang, ternyata dugaan ku benar, tak beberapa lama setelah mengambil jalan yang berlika-liku, kami sampai di gedung satria. Tepat di depan gedung tersebut sudah banyak peserta yang sudah berbaris rapi.  Wah, mungkin aku  akan mendengar klakson telolet a.k.a teriakan kaka yang sedang bertugas. Ternata dugaan ku salah, mereka hanya memberi arahan tempat parkir dengan volume suara yang mungkin dapat membuat kami tertidur. Mungin mereka hanya ingin menjaga kenyamanan orang di sekitar pikirku.
Tak selang beberapa lama setelah masuk ke barisan, ternyata mahasiswa lain sudah di anggap terlambat dan di beri sanksi berupa lubang di nametag mereka. Huft selamat, pikirku. Kami kemudian di perintah untuk memeriksa barang bawaan yang harus di bawa dan mendapat hukuman jika tidak memenuhi kewajiban itu.
07:30, kami semua akhirnya berada di dalam ruangan. Tak selang beberapa lama, acara “Leadership dan Entepreneurship Talkshow” pun dimulai dengan tema “Siapkan Dirimu untuk Menjadi Pemimpin yang Berintegritas Tinggi”.
Acara dibuka dengan sebuah yel-yel yang baru saja kami pelajari. Materi pertama ialah mengenai Pemimpin, fungsi pemimpin, perbedaan bos dan pemimpin, karakter pemimpin, dan 13 cara untuk menjadi pemimpin yang baik.
Acara dilajutkan dengan Entepreneurship Talkshow dengan pemateri bapak Sudirwo SE. Beliau menjelaskan tentang perekonomian daerah dan mengenai HIPMI(Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).
Acara selanjutnya dibawakan oleh BNN tentang “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Penanganan Penyalahgunaan/Pecandu Narkoba”. Tapi sayang materi ini harus di potong berkenaan dengan waktu yang diperkirakan tidak cukup untuk acara selanjutnya, meskipun beliau terlihat tidak terima karena baru beberapa menit menyampaikan dan materi masih banyak, tapi akhirnya beliau menyampaikan terimakasih kepada pihak panitia karena telah menata waktu dengan cukup baik.
Acara selanjutnya adalah istirahat dan di temani dengan lagu khas daerah yang di bawakan oleh Artpedia, kemudian kami semua menuju masjid terdekat dengan berjalan kaki. Sepulangnya dari masjid kami mendapat konsumsi dan dimakan bersama.
Acara selanjutnnya adalah acara yang di tunggu-tunggu oleh para peserta, yakni “Focus Group Discussion” hal yang didiskusikan adalah
1. Merokok dapat Menurunkan Kualitas Anak Bangsa
2. Mahasiswa Akademis Tidak Memiliki Kreasi Apa-apa selain IPK yang Fantastis
3. Kuliah Sambil Bekerja
4. Membuang Sampah pada Tempatnya Masih Menjadi Kebiasaan yang Sulit untuk di Lakukan
5. Penggunaan Internet Sebagai Sarana Pembelajaran yang Lebih Efektif Dibanding dengan Buku
6. Biaya UKT yang Tinggi
Semua materi di atas dibawakan oleh 2 kelompok. Dengan pro dan kontra akan di tentukan melalui undian yang disiapkan oleh panitia.
Seluruh acara pun selesai sekitar pukul 17:30 dan kamipun pulang ke rumah masing-masing


Senin, 20 Maret 2017

Minggu Ke-2 LKMM-TD Fakultas Teknik

18 maret 2017, kami semua berkumpul di lapangan basket, meneriakan jargon beserta yel-yel yang di ajarkan sembari menungu teman-teman yang belum datang. Akhirnya acara pun di mulai dengan pemeriksaan barang bawaan yang di tugaskan, tidak sedikit dari kami yang maju  kedepan untuk menerima hukuman karena tidak membawa barang-barang itu. Hukumannya sederhana namun efektif membuat kami pusing untuk memenuhi tugas tersebut, yakni  nametag yang di beri tanda(lubang). Jika kami telah mengoleksi 3 lubang, maka dapat di pastikan bahwa kami tidak lulus LKMM-TD ini.
Pukul 07:00, acara pertama adalah HIMA Day. Kami diarahkan untuk berkumpul sesuai dengan prodi kami dan kemudian mengikuti arahan yang di sampaikan oleh HIMA masing-masing prodi. Materi yang di sampaikan mulai dari perkenalan anggota inti hima kami(HMTI) kemudia dilanjutkan dengan sejarah HIMA tersebut dan diakhiri dengan obrolan ringan mengenai apa-apa saja yang perlu di benahi di prodi kami.
Pukul 09:00 acara kedua sekaligus terakhir yaitu pengabdian masyarakat. Ketika semua peserta telah kembali ke kelompok masing-masing, kami di arahkan untuk bertugas di lokasi 4. Masing-masing kelompok didampingi kaka LO yang bertugas kemudian bergegas menuju lokasi yang di sampaikan. Setelah sampai di lokasi, ternyata sudah terdapat banyak warga yang bergotong royong ditempat kami di tugaskan. Sejujurnya kami merasa malu karena kami datang terlambat, padahal kami sendiri yang ingin mengadakan abdi masyarakat tersebut.
Tak beberapa lama kemudian, kami langsung melancarkan operasi, dimulai dengan tiga orang yang turun ke sungai untuk membersihkann sungai, dan sisanya melakukan pembersihan di sekitar area sungai dengan sapu lidi dan serok yang telah kami bawa. Setelah selesai bersih-bersih dengan sapu, anggota laki-laki kami di pinta untuk ikut membantu di bawah tanpa sepatu boots, kami pun hars rela membuat sepatu dan kaus kaki yang kami pakai ikut basah karena hal tersebut.
Sepulangnya kami dari lokasi, kami sudah di sambut dengan bapak yang akrab di panggil dengan nama pak ikin. Dimulai dari pemberian semangat dan himbauan untuk menjaga kesehatan agar kami tetap bisa mengikuti seluruh kegiatan hingga penyampaian uneg-uneg tentang semua keluhan yang kami rasakan. Dan akhirnya ada yang menyampaikan uneg-unegnya mengenai keluhan yang dia alami saat berada di lapangan.

Akhirnya acara di tutup dibarengi dengan turunya hujan yang lebat.

Jumat, 17 Maret 2017

Hari Pertama LKMM-TD

Assalamualaikum Warahmatullah Hiwabarakatuh
Sabtu, 10 maret 2017. Jam 05:00 pagi, jalan yang sepi di kota Banjarbaru ini terasa tidak seperti biasanya, alma kuning yang menghiasi jalanan. Tidak, lebih tepatnya mahasiswa yang sedang berlomba mengejar waktu. Memangnya apa yang mereka lakukan di pagi buta seperti ini? yah.. mungkin mereka yang pernah merasakan bagaimana jika terlambat di hari penting seperti ini, termasuk diriku yang mengetahui bagaimana teriakan-teriakan yang mengalahkan kicau burung, atau lebih tepatnya lebih keras dari suara motor poswan yang busi-nya hampir mati.
Akhirnya kami sampai di depan gerbang. Seperti biasa, mereka telah menunggu dengan tatapan sayu, entah karena kelelahan atau mungkin memang dari sananya. Aku dan teman-temanku melewati mereka dengan sangat hati-hati, bak melewati sekumpulan beruang ganas yang sedang hibernasi. “helm safety-nya di pakai de” ujar seorang kakak BEM yang sedang berjaga. Dengan pelan-pelan kami menuruti perintahnya. Tiba-tiba GUBRAKK, gawat aku terlalu grogi “pelan-pelan aja dek” ucap sorang kaka yang sedang menahan tawanya saat melihat tingkahku. Dengan salah tingkah kuambil lagi helmku sambil menahan malu. Tak sampai disitu, ternyata ada semacam pos lagi yang sedang menunggu kami “dibawa motornya dek” teriak seorang kakak yang sedang berjaga. Hal seperti ini sudah biasa kami alami saat di PKKMB yang cukup melelahkan itu.
Sesampainya di parkiran ternyata sudah banyak mahasiswa yang berbaris di lapangan lengkap dengan atribut-atribut yang mereka pakai. Aku berlari sambil terengah-engah akibat menyeret sepeda motor tadi. Sepertinya ada yang berbeda di sini pikirku, kali ini suasananya terasa sedikit lebih hangat dari acara sebelumnya. Ternyata ini yang kami rasakan jika tidak terlambat. Jam 06:30, benar saja, mereka yang terlambat terkena bentakan serta hukuman yang pernah ku alami. Tunggu, ada yang melawan. Seharusnya dia tau apa yang akan terjadi jika dia melakukan itu, atau mungkin dia sedang berada di bawah tekanan yang sama sekali tidak kami ketahui. Setelah perdebatan panjang, akhirnya dia meminta maaf atas tindakan yang telah dia perbuat.
Jam 08:00, setelah menerima ajaran dasar dalam baris-berbaris, kami di pinta untuk memasuki ruang aula yang berada di lantai 3. Satu persatu kelompok menaiki tangga yang telah di sediakan. Akhirnya kami diperkenankan untuk duduk dan memakan snack yang kami bawa. Beberapa menit kemudian, datanglah penarasumber yang siap membawakan materinya. Baru sekitar 10 menit-an sudah terlihat wajah mengantuk dari beberapa peserta tak terkecuali aku. Ini akibat kebiasaan yang jarang kami lakukan yakni bangun pagi. Tak terasa ternyata materi telah selesai, tiba-tiba semua peserta meneriakan jargon “PAGI!!” sontak hal tersebut membangunkan mereka yang tengah ketiduran. Kali ini berlanjut ke penarasumber kedua, ah paling sama membosankan seperti tadi pikirku. Aku dan beberapa peserta pun menundukan kepala lagi untuk melanjutkan acara tidur yang sempat terganggu. “hahahaha” gelak tawa tiba-tiba menghiasi seisi ruangan, karena penasaran ku coba untuk ikut mendengarkan. Tunggu, ini StandUp kah? Pikirku, materi yang dibawakan bapak ini berisikan lawakan yang memang terdengar lucu dan tidak di ada-ada. Beliau bahkan sempat menyinggung sistem senior-junior yang di anggap kurang tepat ini.
Jam 12:30, kami bersiap menuju ke masjid untuk menjalankan shalat zuhur. Akhirnya, kaki yang kupikir sudah tidak ada ini kembali pulih dari rasa kesemutan. Perjalanan ke masjid di barengi dengan panasnya terik matahari. Wah ada yang jualan es teriaku kepada teman-temanku. Kamipun bergegas menghampiri namun niat kami putus di tengah jalan akibat ada seorang kakak yang sedang berjaga di tempat itu. Shalat selesai hampir jam 1 siang, itu artinya hanya tinggal beberapa menit saja untuk kembali ke aula. Untungnya kami tidak terkena marah karena datang melewati waktu yang telah di janjikan.
Acara selanjutnya adalah UKM-Day atau bisa di bilang perkenalan UKM yang ada di kampus ini. Acara ini kulewatkan dengan tidur ayam, karena kupikir aku tidak mungkin mengikuti berbagai UKM yang diadakan di Banjarbaru, setiap minggu menempuh perjalanan yang jauh hanya sekedar untuk latihan, dan itu pun belum tentu dapat mewakili berbagai perlombaan nantinya.
Jam 02:30 siang, acara hari ini ditutup dengan pengumpulan tugas rumah dan jurnal yang berisikan rangkuman akan materi hari ini.  Tapi ini belum berakhir, acara ini akan di lanjutkan di sabtu depan dengan rangkaian acara abdi masyarakat dan juga hima day. Tentu saja kami di beri pesangon yakni tugas individu dan kelompok yang harus di kumpul sabtu depan. Yap kalian benar, cerpen ini adalah salah satu dari tugas individu tersebut. Maaf apabila ada kesalahan kata dan juga kurang lengkapnya cerita yang saya berikan.

 Wassalamualaikum Warahmatullah Hiwabarakatuh.